FGD Stunting Nagari Sariak Laweh; Tindak Lanjut Penetapan Data Stunting Penimbangan Masal Februari 2025

Nagari Sariak Laweh - Pemerintah Nagari Sariak Laweh melaksanakan Forum Discussion Group (FGD) Stunting sebagai bentuk tindak lanjut dari penetapan data hasil penimbangan masal pada Februari 2025 yang mencatat peningkatan jumlah kasus stunting dari 49 menjadi 50 balita.

Kegiatan ini digelar pada Selasa, 6 Mei 2025 yang dihadiri oleh berbagai unsur seperti perangakt nagari, perangakt wilayah, tenaga kesehatan, kader posyandu, tokoh masyarakat serta perwakilan dari Balai KB.

Dalam forum tersebut dibahas beberapa poin penting, antara lain: Prevalensi stunting di tingkat provinsi mencapai lebih dari 20%, yang menjadi dasar perlunya upaya lebih serius dalam pencegahan stunting terutama di tingkat nagari.

Ada beberapa kendala posyandu seperti rendahnha minat masyarakat untuk datang ke posyandu, serta rendahnya minat  untuk imunisasi akibat khawatir efek samping dari imunisasi dan persepsi masyarakat bahwa posyandu hanya tempat mengukur berat dan tinggi anak saja.

Dengan adanya hal tersebut, kehadiran perangkat nagari, perangkat wilayah dan tokoh masyarakat di posyandu diharapkan dapat meningkatkan partsipasi masyarakat dan memperkuat penyuluhan di lapangan.

Selain itu, peserta FGD juga mengusulkan agar pendamping bantuan sosial PKH, BPNT dan bantuan lainnya turut hadir saat posyandu berlangsung.

Harapannya, hasil FGD ini dapat menjadi dasar perencanaan aksi nyata untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak di Nagari Sariak Laweh secara berkelanjutan.


Bagikan ke : 
Cari Berita :

Sistem Pelayanan Online Nagari


Sistem Pelayanan Online Nagari

Kategori

Kategori Berita


Arsip

Berita Populer







Agenda

Kegiatan & Event Mendatang